Ponsel Fitur Menjaga Asa di Tengah Ponsel Cerdas

Ponsel Fitur Menjaga Asa di Tengah Ponsel Cerdas
LONDON - Pengapalan ponsel di seluruh dunia tumbuh sebesar 6,1 persen sampai penghujung tahun di kuartal keempat tahun 2011, sedangkan pasar feature phone (ponsel fitur) menurun lebih cepat dari yang diperkirakan,imbasnya mampu menyeret pertumbuhan pasar gadget turun ke titik terendah dalam kurun waktu lebih dari dua tahun.
sebagaimana yang dilaporkan IDC Worldide Mobile Phone Tracker, vendor ponsel mendistribusikan 427,4 juta unit pada kuartal keempat tahun 2011, naik dibandingkan kuartal keempat tahun 2010 dengan jumlah 402,8 juta unit. Pertumbuhan 6,1 persen dari tahun ke tahun lebih tinggi dari yang diperkirakan IDC yakni sebesar 4,4 persen.
"Pertumbuhan ponsel di seluruh dunia mengalami pertumbuhan penuruna, yang membuktikan bahwa pengapalan perangkat genggam terpengaruh lesunya perekonomian makro di seluruh dunia," kata analis Kevin Restivo, seperti dilansir Cellular News, Kamis (2/2/2012).
"iPhone 4S mendorong tingginya pengapalan ponsel cerdas, yang dikirimkan pada kuartal keempat. Namun pertumbuhan pasar secara keseluruhan jatuh ke titik terendah sejak 3Q09 ketika resesi ekonomi global sedang mekar penuh," tambahnya.
Menurut Kevin, meskipun proporsi mengalami ketimpangan, namun 'feature phone' masih memiliki daya tarik pada segi harga dan kemudahan dalam pengguanannya.
Di beberapa negara Asia, seperti China, India, Indonesia yang memiliki jumlah populasi terbesar, pasar 'feature phone' mengalami penurunan yang disebabkan karena faktor musiman (holiday season), sedangkan di Jepang mengalami penurunan permintaan setelah terjadinya bencana alam tahun lalu yang mengakibatkan melemahnya perekonomian di negara tersebut.
"Di waktu yang sama, feature phone sedang berjuang untuk menjaga pangsa pasarnya" pungkas Ramon Llamas, Analis Senior IDC.
Menurutnya, sebagai sebuah tantangan, 'feature phone' harus menjadi seperti smartphones, mampu menggabungkan internet mobile dengan aplikasi pendukungnya. Meskipun ini mungkin tidak akan mampu menandingi smartphone, setidaknya dapat dijadikan sebagai langkah taktis sehingga pengguna lebih memilih feature phone terlebih dahulu dari pada smartphone yang akan ia gunakan.

0 comments:

Post a Comment