Pangeran William Mendarat di Falkland, Argentina Marah

Pangeran William Mendarat di Falkland, Argentina Marah
BUERNOS AIRES - Kedatangan Pangeran William Wales di Pulau Falkland mendapat sambutan yang cukup hangat, meski demikian para warga Argentina tidak suka akan kedatangan William.
Warga pun melakukan unjuk rasa menentang kedatangan William dan menyerang Bank HSBC di Buernos Aires.
Kehadiran Duke of Cambridge di Pulau Falkland menjadi sebuah peristiwa yang amat kontroversial. Argentina bahkan menyebut William sebagai seorang penjajah. Hari ini, para demonstran yang menggunakan masker melakukan unjuk rasa dan menyerang kantor cabang Bank HSBC di Buenos Aires dengan menggunakan kayu.
Demonstrasi itu dipimpin oleh 50 anggota kelompok Quebrancho yang menolak klaim Inggris atas kepulauan Falkland. Mereka pun mendesak Pemerintah Argentina agar memutuskan hubungan dagang dengan Inggris.
"Kalian (Pemerintah Argentina) harus memutuskan hubungan dagang dengan Britania Raya. Kedatangan William di Falkland tak lain adalah pengalihan isu bagi Inggris yang saat ini dilanda krisis ekonomi," ujar Ketua Quebrancho Esteche Fernando, seperti dikutip Daily Mail, Jumat (3/2/2012).
Kementerian Pertahanan Inggris sebelumnya melaporkan, misi Pangeran William di Falkland merupakan misi rutin yang sering dijalankan. William akan berpatroli di wilayah kepulauan itu selayaknya pilot Angkatan Udara Inggris. Dirinya juga akan terlibat dalam misi penyelamatan dalam patrolinya.
"Kami laporkan, misi Letnan Wales merupakan misi dari tim Search and Rescue (SAR), Letnan Wales sudah tiba di Falkland untuk melakukan operasi rutinnya," ujar juru bicara Kementerian Pertahanan Inggris.
Sengketa Pulau Falkland yang terjadi antara Inggris dan Argentina sejak 1982 silam. Argentina menyebut pulau tersebut dengan nama Malvinas dan mengklaim bahwasannya pulau itu adalah warisan dari koloni Spanyol. Peperangan pun terjadi antara kedua negara tersebut pada 1982, sebanyak 900 orang tewas dan 11 ribu pasukan Argentina ditahan.

0 comments:

Post a Comment